Rasio Utang yang Aman dari Penghasilan dan Cara Menghitungnya
Sebelum menambah cicilan baru, entah pindar, paylater, atau kredit kendaraan, ada satu angka yang sebaiknya Anda hitung lebih dulu: rasio utang terhadap penghasilan. Angka ini menunjukkan berapa bagian penghasilan yang habis untuk membayar cicilan setiap bulan, dan menjadi salah satu pertimbangan bank saat menilai pengajuan kredit.
Cara menghitung rasio utang
Rumusnya sederhana:
Rasio utang = total cicilan per bulan ÷ penghasilan bersih per bulan × 100%
Masukkan semua cicilan: KPR atau sewa yang bersifat cicilan, kredit kendaraan, kartu kredit (minimal yang wajib dibayar), paylater, pindar, dan pinjaman lain. Gunakan penghasilan bersih, yaitu yang benar-benar Anda terima setelah potongan.
Contoh perhitungan
| Penghasilan bersih | Rp6.000.000 |
|---|---|
| Cicilan motor | Rp900.000 |
| Cicilan paylater | Rp400.000 |
| Cicilan pindar | Rp500.000 |
| Total cicilan | Rp1.800.000 |
| Rasio utang | Rp1.800.000 ÷ Rp6.000.000 = 30% |
Berapa rasio yang aman
Tidak ada satu angka resmi untuk semua orang, tetapi perencana keuangan umumnya memakai pedoman berikut:
| Rasio utang | Kondisi | Langkah |
|---|---|---|
| Di bawah 30% | Relatif sehat | Tetap sisihkan dana darurat dan tabungan |
| 30–40% | Perlu waspada | Tunda utang baru, fokus melunasi cicilan berbunga tinggi |
| Di atas 40% | Berisiko | Jangan menambah utang, susun rencana pelunasan, pertimbangkan restrukturisasi |
Rasio 30% bisa terlalu berat bagi keluarga dengan banyak tanggungan, dan bisa masih longgar bagi lajang tanpa biaya sewa. Yang penting, sisa penghasilan setelah cicilan tetap cukup untuk kebutuhan pokok dan dana darurat.
Batas dari regulator
OJK juga membatasi jumlah utang dari sisi penyelenggara. Untuk pindar, peminjam hanya boleh menerima pendanaan dari paling banyak tiga penyelenggara. Untuk paylater dari perusahaan pembiayaan, pembiayaan hanya boleh diberikan kepada debitur yang tidak memiliki pembiayaan di lebih dari tiga perusahaan pembiayaan. Aturan ini dibuat untuk mencegah gali lubang tutup lubang.
Langkah menurunkan rasio utang
- Daftar semua utang. Catat sisa pokok, bunga per bulan, dan tanggal jatuh tempo masing-masing.
- Hentikan utang baru. Nonaktifkan sementara paylater dan simpan kartu kredit di rumah.
- Lunasi yang bunganya paling tinggi lebih dulu. Tetap bayar minimum di cicilan lain agar tidak menunggak.
- Tambah ruang di anggaran. Kurangi pengeluaran yang bisa ditunda, atau cari penghasilan tambahan untuk dialokasikan ke pelunasan.
- Hubungi pemberi pinjaman sebelum menunggak. Tanyakan opsi penjadwalan ulang jika cicilan sudah tidak terjangkau.
Sumber
- Kontan: Ketentuan peminjam hanya dari 3 penyelenggara fintech lending
- Bisnis.com: OJK atur batas usia dan penghasilan pengguna paylater
- Warta Ekonomi: Rasio utang peminjam pindar diperketat
Informasi ini bersifat edukasi dan mengacu pada ketentuan yang berlaku saat artikel ditulis (31 Oktober 2026). Ini bukan saran keuangan pribadi. Pedoman rasio di atas bersifat umum; sesuaikan dengan kondisi keuangan Anda.
